Menurut Kantor Berita ABNA, Seteah 300 hari pemilihan anggota parlemen di irak dan berlangsung beberapa negosiasi singkat serta digelar dialog interaktif akhirnya Kabinet dibawah bendera Nuri Maliki mendapat kesepakatan dari sebagian besar anggota parlemen.
Pemegang pimpinan kementrian semua dari kaum adam, jadi tidak ada satu pun kaum hawa yang mendapat amanat sebagai menteri. Berikut susunan pimpinan Kementerian Irak yang baru terbentuk.
Perdana Menteri : Nuri Maliki (Partai Perjanjian Nasional)
Pembantu pertama Perdana Menteri: Ruz Nuri Sawis (Partai I’tila Kirdistan)
Pembantu kedua Perdana Menteri : Shaleh Mutlak (Partai AL Araqiah)
Pembantu ketiga Perdana Menteri : Husain Syahrestani (Partai Perjanjian Nasional)(*)